Jumat, 09 April 2010

bahan kulia tembakau

Pendahuluan
Tanaman tembakau berasal dari Amerika yang di temukan pertama kali oleh Colombus pada tahun 1492. Pada waktu itu beliau telah pegi ke San Salvador tepatnya di pulau Guanakani dan melihat orang Indian mengisap rokok yang dibuat dari daun tembakau kering yang digulung dengan daun jagung manis. Gulungan daun –daun ini disebut TOBACCO.
Tembakau ini pada mulanya ditanam di Eropa dan digunakan sebagai tanaman hias . Pada tahun 1558-1568 orang Perancis yang bernama JEAN NICOT DE VILLEMAIN membawa biji-biji tembakau ke negaranya untuk ditaman sebagai tanaman obat-obatan untuk mengobati sakit kepala. Oleh sebab itu tamanan tembakau pada tahun 1568 disebut NICOTINA . Karena banyak orang eropa yang mengkonsumsi tembakau ini maka pada tahun 1615 tembakau ini ditanam untuk keperluan industri.
Sejak abad 15 pemakaian rokok sigaret sudah dikenal di Amerika Selatan dan kemudian diikuti dengan negara-negara lain diantaranya Eropa Selatan dan Eropa Timur. Baru pada abat 19 pemakaian temabakau sebagai tembakau cerutu meluas sampai ke Eropa barat dan utara. Sejak tahun 1788 telah didirikan pabrik cerutu dijerman dan dapat berkembang pada tahun 1826.
Perkembangan tembakau di Indonesia sangat dipengaruhi oleh perkembangan perdagangan di luar negeri, dan dipengaruhi oleh iklim , tanah, cara bercocok tanam dan bayaknya jenis-jenis tembakau diantaranya tembakau susur, tembakau untuk sigaret kretek , rokok lintingan , tembakau sigaret putih dan tembakau cerutu.
Tembakau susur dan tembakau sigaret kretek berasal dari tembakau rajangan yang terdapat didaerah kedu, Payakumbuh, Madura. Akhir-akhir ini rokok sigaret dan sigaret kretek dibuat dari dari jenis tembakau Virginia yang didatangkan dari luar negeri. Pada tahun 1925 pemerintah mulai mengurangi import tembakau Virginia, maka mulai penanaman pertama yang dicoba di daerah Besuki kemudian dipindahkan ke Bojonegoro. Pada tahun 1928 di Bojonegoro ditanam tembakau Virginia yang diusahakan oleh BRITISH AMERICA TOBACCO COMPANY, karena tanah dan iklimnya cocok untuk tanaman tembakau tersebut. Kemudian tembakau ini juga ditanam didaerah Besuki dan Klaten.
Sesuai dengan iklin dan tanah, di Indonesia terdapat 3 pusat pertanaman tembakau cerutu yaitu :
1. Pertanaman tembakau cerutu Vorstenlanden. Mulai ditanam tahun 1858 di Surakarta dan Yogyakarta dipusatkan di Klaten.
2. Penanaman tembakau cerutu di Besuki. Mulai ditanam pada tahun 1856 dipelopori oleh George Birnie sampai berkembang pesat dan sehingga didirikan Balai penelitian yang dipusatkan di Klaten.
3. Pertanaman tembakau cerutu di Deli. Dimulai tahun 1863 oleh J. Nienhuys tembakau ini berkembang dengan pesat dan tahun 1924 sudah tercatat 14 perusahaan yang didirikan. Kemudian diadakan proses konsentrasi menjadi 4 perusahaan yaitu Deli Maatschappij, Senembah Maatschappij, Deli Batavia Maatschappij dan Tabaksmaatschappij
Untuk peningkatan produksi dan mutu didirikan Balai- balai Penelitian yang berada di Klaten, Jember dan medan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar