Selasa, 01 Juni 2010

morfologi dan budidaya kelapa

kelapa
.
ASAL TANAMAN KELAPA
1. Menurut D.F. Cook, Van Martius Beccari dan Thor Hejerdahl tnm Kelapa berasal dari Amerika Selatan karena :
BBrp genus cocos ditemukan Amerika selatan yg tdk ada hubungan dng Kelapa di Asia
Ditemukannya Kelapa telah dicatat terlebih dahulu dalam sejarah
2. Menurut Berry, Werth, Mearil, Mayurathan, Lepesma dan Pureseglove tanaman Kelapa berasal dari Asia atau Indo Pasipic dng alasan :
Ditemukan fosil genus cocos di Pleiocene-North Auckland Selandia Baru
Di Asia lbh banyak ditemui varietas kelapa dibanding dng di Amerika
Ditemukan binatang – binatang yg makanan utamanya Kelapa, spt ketam dll

.
SENTRA PENANAMAN
DUNIA ? Asia dan pasifik dng luas areal ± 8.875.000 ha (produksi 5.276.000 ton /82 % produksi dunia meliputi 12 negara dan sisanya Afrika dan Amerika. Total luas areal dunia 11.08 juta ha dng produksi 10,5 juta ton equevalen kopra
Indonesia ? Negara terluas pertanaman Kelapanya yaitu 3.870.000 ha diikuti filipina 3.334.000 ha ,dng sentra di daerah Riau, Maluku, Jawa tengah, Sulawesi utara, Jawa barat, Jawa timur, Sulawesi tengah, N T T, Sumatera utara, Lampung, Sulawesi selatan, DI Aceh

.
MANFAAT TANAMAN KELAPA
BUNGA KELAPA/NIRA KELAPA ? Gula batok, gula semut, cuka, kecap, minuman beralkohol
SABUT ? Coco fiber, coco peat, keset, sapu, matras, tali, bahan pembuatan spring bad
TEMPURUNG ?Tepung tempurung, arang aktif, arang tempurung, asap cair, kerajinan tangan dll
DAGING BUAH ? Kopra, minyak kelapa, coconut cream, santan, Desicated coconut , bungkil kelapa dll
AIR KELAPA? Cuka, Nata de coco, cairan infus, alkohol dll
BATANG KELAPA ? Bahan bangunan, perabot rumah tangga dll
DAUN KELAPA ? pesta adat, sapu, barang anyaman , dekorasi pesta dll
Akar ? obat tradisional, pembuatan bir, zat warna


.
,
BBRP HASIL DIVERSIFIKASI PRODUK KELAPA
DAGING BUAH ? Desicated coconut, coco flour, keripik kelapa, juice buah, santan kelapa
SANTAN KELAPA? santan kelapa parutan , santan kelapa bubuk, selai kelapa, sirup kelapa, permen kelapa, keju lembut, keju batangan, santan padat, yoghurt kelapa, coco skim milk powder
Minyak kelapa ? oleokemikal, bahan baku kosmetik dan kesehatan, deterjen dan sabun, bahan baku biodisel
AIR KELAPA ? Cuka kelapa, minuman berkarbonat, anggur , media kultur, sumber hormon tumbuh dll
SABUT /TEMPURUNG ? SPT DIATAS

.
.
PERANAN KELAPA BAGI PEREKONOMIAN INDONESIA
KOMODITAS STRATEGIS BAIK SOSIAL MAUPUN KULTURAL
SUMBER PENDAPATAN PETANI ? 97 % perkebunan rakyat, melibatkan 6,923 juta KK baik usaha tani pokok maupun pekarangan
KEBUTUHAN SAYUR UTK RUMAH TANGGA
PEMASOK BAHAN BAKU INDUSTRI DALAM NEGERI
SUMBER DEVISA NEGARA
PENYEDIA LAPANGAN KERJA

.
.
PERMASALAHAN PERKELAPAAN DI INDONESIA

PRODUKTIFITAS RENDAH ? 890 kg/Ha/th krn 50 % tanaman diatas 50 thn umur, perkebunan rakyat
INTRODUKSI KELAPA HIBRIDA BLM BISA DIADOPSI DNG BAIK ? 1.100 kg/Ha/th , potensi produksi 3-4 ton/ha/th
INDUSTRI KELAPA BLM DILAKSANAKAN SCR TERPADU ? hsl samping belum dimanfaatkan scr luas

.
.
.
UPAYA PEMBERDAYAAN USAHA TANI KELAPA
PENGEMBANGAN KELAPA HIBRIDA ? Disesuaikan dng agroklimat dan melalui perkebunan besar swasta/ kemitraan usaha
PENGEMBANGAN KELAPA BIASA ? menggunakan bibit unggul, pemeliharaan dan pemupukan intensif, penanaman campuran/ penggunaan tnm sela (diversifikasi horisontal)
INDUSTRI PENGOLAHAN HSL KELAPA DILAKUKAN SCR TERPADU ? menghasilkan produk2 yg mempunyai nilai ekonomi tinggi
PENUMBUHAN DAN PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN PETANI ? Kelompok tani/ koperasi petani, utk menjalin kerjasama dng pengusaha
MENGEMBANGKAN KEMITRAAN USAHA PD USAHA TANI KELAPA? berbagai permasalahan dpt diatasi, permodalan, teknologi peng hsl , pemasaran dl

.
.
SISTEMATIKA
Kingdom : Plantae
Divisio : Spermatophyta
Sub divisio : Angiospermae
Kelas : Monocotyledoneae
Ordo : Palmales
Famili : Palmae
Genus : Cocos
Spesies : Cocos nucifera. Linneaeus
.
.
JENIS – JENIS KELAPA
KELAPA GENJAH ( DWARF COCONUT)
1. Pohon relatif lbh rendah
2. Batang kecil lurus tanpa bol
3. Mulai berbunga 3-4 tahun
4. Jumlah buah per tandan banyak 10-30 bh/tandan
5. Fase pembuahan 11-12 bln
6. Kualitas kopra kurang bagus
7. Umur 25 thn produksi mulai menurun
Contoh : Kelapa gading, kelapa raja, kelapa puyuh, kelapa raja malabar. (Malayan Yellow Dwarf, Malayan red dwarf, Nias Yellow dwarf, Cameron red dwarf)


.
.
B. KELAPA DALAM (TALL COCONUT)
1. Batang tinggi besar , dasar membentuk bol
2. Tinggi batang 15-18 m, mahkota terdiri dr 25-40 daun,terbuka penuh panjang daun 5-7 m
3. Pembungaan lambat 7-8 thn, fase pembuahan 12 bln,
4. Jumlah buah 6-12 bh/tandan
5. Umur bisa mencapi 90 th
6. Kopra, minyak dan sabutnya berkualits baik
Contoh : Kelapa dalam hijau, merah coklat dan kelapa dalam kelabu coklat
Berdasarkan tempat maka jenis kelapa dalam adalah :Tipe Bali, Mapanget, Tulungagung/beji, Banyuwangi/beji, Tipe mentok/banyumas , Tenga
Varietas baru yang dilepas Kelapa baru 1, Kelapa Baru 2, Kelapa Baru 3 dan Kelapa Baru 4
.
.
C. KELAPA HIBRIDA
Mulai berbuah lbh cepat yaitu 3-4 th
Produksi kopra lbh tinggi (6-7 ton /Ha/th, pd umur 10 tahun
Potensi berbuah tinggi ± 140 bh/phn/th
Daging buah tebal dan keras
Kadar minyak relative tinggi
Habitus tanaman sedang / antara dwarf dan tall
Lebih tahan terhadap gangguan hama dan penyakit
Contoh :
PB 121 ( MYD/MRD X WAT) introduksi /Bank dunia
KHINA 1, KHINA 2 DAN KHINA 3


.
.
KELAPA KOPYOR
Adalah kelapa abnormal yang terjadi secara genetik.
Daging buah (albumen) berbutir-butir, lunak dengan susunan longgar dan berkadar minyak rendah
Kentos tidak berfungsi sebagai alat pengisap zat makanan
Susunan lembaga sangat lemah/lunak shg tdk mampu menembus lapisan sabut utk tumbuh
Tidak dapat digunakan sbg benih
Cara mendapat kelapa kopyor
1. Pohon kelapa yg bisa menghasilkan sebagian buah kopyor diambil buahnya utk dijadikan bibit dan ditanam (% keberhasilan 2,1 sampai 17,5 %)
2. Buah yg sdh masak diambil dan disimpan ± 1 minggu, kmd direndam dlm Air kapur ± 10 hari.Lubang tempat penanaman mulai dr bawah diisi kapur 1/3 bag, ijuk/jerami 1/3 bag dan bibit ditanam dan ditimbun tanah. Bila tnm sdh berbuah kulit btng dikupas mulai dr permukaan tanah sampai 50 cm keatas dan dipukul setiap hari selama 1 minggu
3 Kultur embrio
.
.
MORFOLOGI TANAMAN KELAPA
AKAR
1. Akar serabut, jml 2.000 – 4.000 helai/phn
2. Kebanyakan berada di permukaan tanah bisa mencapai 15 m sebagian masuk ke dlm tanah sampai 3,5 m
3. Terdapat akar adventif di pangkal batang dan bila masuk ke dlm tanah berfungsi sbg akar biasa
4. Besar akar kira 21 cm, warna dr putih ? merah muda kmd merah tua
5. Akar serabut bercabang2 dan rambut akar berfungsi sbg penyerap unsur hara(bag yg aktif bergelembung 2 putih diujung akar

BATANG
1. Mempunyai satu ttk tumbuh diujung batang
2. Tinggi bisa 30 m, diameter 20-30 cm
3. Pertambahan panjang 1,5 m/thn utk muda, 0,5 m utk dewasa dan 10-15 cm utk yg tua
4. Dalam 1 tahun rata2 keluar 12 pelepah daun
5. Stl pangkal batang terbentuk , tdk akan membesar lagi
6. Ujung batang mengandung zat gula disebut umbut/merup ttk tumbuh

DAUN
Mahkota terbentuk 4-6 helai saling membalut
Tahap 2 tetap berjumlah 4-6 helai ukuran lbh besar terlepas ttp msh blm membuka
Daun mempunyai panjang 5-8 m. berat 10-15 kg
Pohon dewasa memiliki 30-40 pelepah daun dan jml daun yang terbentuk dan gugur seimbang 14 helai
Pd waktu muda tumbuh tegak semakin tua semakin condong akhirnya terkulai dan berguguran


BUNGA
Berbunga pd umur 3-8 thn
Karangan bunga tumbuh dr ketiak daun
Proses penyerbukan sendiri (Genjah ) dan silang untuk Kelapa dalam
Bunga berkarang disebut inflorescentia (Mayang/Manggar)
5. Bagian bunga kelapa adalah :
Bunga kelapa (manggar) keluar dr ketiak daun dan tertutup seludang (Spatha) dng panjang 80-90 cm
Manggar terdiri dr induk tangkai bunga dan bercabang sebanyak 30-40 helai
Pd pangkal cabang tumbuh bunga betina(1-2 bh) kmd disusul bunga jantan (150-200 bh)
Bunga jantan terdiri dr 3 helai mahkota, 3 helai kelopak dan 6 helai benangsari
Bunga betina berukuran± 3 cm, kelopak bunga ± 5 , mahkota bunga tebal membungkus hampir semua b ag bunga betina, putik tdk bertangkai, b ekas benang sari 6 bh, dsr buah terdiri dr 3 ruang (carpel) dan 1 bakal biji tp yg normal hanya 1

BUAH
1. 3-4 minggu stl mayang membuka bunga betina mulai tumbuh
2. 1/2 - 2/3buah muda gugur, sampai 2 bln dan buah yg rontok berkurang


.
.
TAHAPAN PERKEMBANGAN BUAH
Pertumbuhan buah lbh mengarah kpd pemanjangan buah, pertambahan luas sabut dan tempurung. Tahap ini berlangsung 4-5 bln
Pertumbuhan lbh mengarah ke pelebaran buah, sabut dan tempurung. 6-8 bln daging buah mulai terbentuk
Pertumbuhan memanjang sampai buah menjadi masak,penebalan daging buah dan sabut berubah warna menjadi kecoklatan
Buah mencapai ukuran maksimal sesudah berumur 9-10 bln dan umur 12-14 bln siap utk dipanen

.
BAGIAN BUAH
1. Kulit luar (epicarp)? keras, licin , tebl 0,1 mm
2. Sabut (Mesocarp) ? Berserabut terdiri dr jaringan sel serat yg keras tebal 3-5 cm
3. Kulit dalam (endocarp) ? Tempurung merup lapisan keras(mengandung silika) , bag pangkal ada 3 bh ovule (lbng tumbuh, yg tumbuh 1)
4. Kulit luar biji melekat disebelah dalam tempurung adl semua yg berada disebelah dalam tempurung
5. Putih lembaga (endosperm) ? daging kelapa, putih ,lunak tebal 8-10 cm, merup jaringan yg berasal dr inti lembaga, berisi cadangan makanan, mengandung air 52 %, Minyak 34 %, Protein 3 %, Zat gula 1,5 % dan zat abu 1 %
6. Air kelapa ? mengandung mineral 4 %, 2 % gula , abu serta air, Semakin tua umur buah semakin rendah kandungan gula dan diperkirakan mengandung hormon sitokinin
7. Lembaga ? Pada buah masak lembaga tumbuh menjadi calon tanaman dan membentuk alat pengisap yg disebut kentos/penghubung antara calon tanaman dan endosperm, semakin lama semakin besar sesuai pertumbuhan lembaga, dan endosperm semakin lunak dan berair dan habis terserap

.
SYARAT TUMBUH TANAMAN KELAPA
CURAH HUJAN ? 130 mm/bln atau 1300-2300 mm/thn dan bulan kering tdk blh lbh dr 3 bulan . Hal penting adl kemampuan tanah menahan air, kedalaman air tanah, baik.dan drainase .Curah terlalu tinggi serta merata setiap bulan merugikan dalam hal penyerbukan dan penyinaran matahari, terlalu kering tanaman mati
ANGIN ? Penting utk penyerbuk silang. Dan transpirasi tanaman
LAMA PENYINARAN ? Minimal 120 jam/bulan atau 1200-2000 jam/thn. Berpengaruh pd pembentukan endosperm , penyerapan pupuk K pd bulan 2 terakhir utk pembentukan buah .
TEMPERATUR ? opt 27 ºC minimal 20ºC . Ditentukan tinggi tempat dan letak lintang. Suhu dibawah 15ºC menimbulkan perubahan fisioogis dan morfologis tanaman/ buah
KELEMBABAN ? rH 70-80 % minimum 65 %. Bila terlalu rendah penguapan tinggi, buah jatuh lbh awal . Kelembaban terlalu tinggi penguapan kurang, penyerapan unsur hara kurang dan timbulnya serangan hama dan penyakit
TINGGI TEMPAT ? 0 – 450 m dpl. Diatas ketinggian tsb berbuah lambat kandungan minyak rendah. Utk kelapa dalam maksimal 500 m dpl , utk kelapa hibrida 300 m dpl.

.
.
KONTUR TANAH ? Datar sampai kemiringan 3 %, lbh dr 3 % dibuat teras individu
SIFAT FISIK TANAH ?
Struktur tanah baik
2. Drainase dan aerasi baik
3. Permukaan air tanah dalam minimal 1 meter
4. Keadaan air tanah bergerak
5. Kemampuan tanah menahan air cukup
6. Solum cukup dalam minimal 1 meter
SIFAT KIMIA TANAH
Kisaran pH 5-8 , opt 5,5-6,5
Bahan organik cukup
Unsur esensial cukup N, P,K,Ca, Mg, S, CL, Fe, Mn, Zn, B, Cu, dan Mo
.
.
PEMBUKAAN LAHAN
PEMBUKAAN LAHAN DIBEDAKAN :
Pembukaan lahan baru bekas hutan
a. Pembabatan semak/perdu
b. penebangan pohon dng diameter lbh
dr 15 cm dan dipotong-potong(± 2M)
c. Pembuatan parit isolasi (5 M) mutar kebun
d. Pengeringan dan pembakaran I dan II
e. Penumbuhan alang-alang hingga 40-50 cm
f. Pemberantasan alang-alang

.
,
B. PEMBUKAAN LAHAN BEKAS ALANG-ALANG
Alang-alang tinggi < 80 cm
Pembabatan alang-alang hingga tinggal 20 cm
Ditumbuhkan lagi sampai 30-40 cm
Penyemprotan dng Herbisida Glyphosate dll
dosis 5 liter/ Ha dng nozle ULV 200
Penyemprotan koreksi (2 minggu stlnya)
Sport spraying , dosis 0,5 liter/Ha
Buru lalang (Wiping /bila diperlukan ) dosis
± 1 liter solar, tergantung keadaan di lapang

2. Alang-alang tinggi > 80 cm
Penyemprotan langsung dng herrbisida Glyphosate (5 liter/Ha) /Round up
Stl 2 minggu di koreksi dng spot spraying dng dosis 0,5 liter /ha /Round up
Buru lalang/wiping dng mi nyak solar 1 liter/Ha

C. Lahan bekas kelapa tua/peremajaan
1. Penebangan dilakukan pada leher akar dan diatur sedemikian rupa , shng arah robohnya satu arah, dipotong-potong dng ukuran tertentu disesuaikan dng kebutuhan
2. Pembakaran dilakukan terhadap kayu yg jelek spy tdk menjadi sarang Hama dan Penyakit
3. Sisa-sisa pembakaran disingkirkan dr kebun shng lahan siap olah
.
.
b. Sistem tanam Kelapa
1. Segi empat
2. Segi tiga sama sisi
3. Bujur sangkar
4. sistem pagar
c. Jarak tanam diukur menurut bidang horizontal bukan menurut topografi tanah.
d. Arah barisan dibuat Utara – Selatan shng pemanfaatan cahaya matahari optimal

.
PENGAJIRAN
1. Menentukan arah Utara dan Selatan dng kompas
2. Menentukan salah salah satu titk sbg patok induk, sebaiknya dr tempat agak tinggi spy terlihat kesemua arah
3. Dr patok dibuat sudut 60 °C, arah utara-selatan dan dibuat segi tiga sama sisi 9 X 9 X 9 M
4. Pd sisi ? mengarah kedalam petakan dibuat grs lurus sampai batas petakan
5. Sepanjang garis ini diberi ajir setiap 9 m
6. Tarik garis/tali melalui salah satu ttk ke utara , dansetiap 9 M diberi ajir.
7. Melalui ttk terakhir tarik garis sejajar dengan dng garis pertama kearah barat, setiap 9 m diberi ajir.
8. Tarik garis dittk terakhir barat kearah selatan dan bertemu dng ttk terakhir pd garis pertama hingga didpt jajaran genjang
9. Pengontrolan dilakukan dng mengukur sudut , apbl sdh betul mk peletakan ajir dibagian tengah jajaran genjang dilakukan
10. Jarak diukur dr rata-rata air bukan dng permukaan tanah/lereng
.
.
PEMBUATAN TERAS INDIVIDU
Ditujukan bg lahan yg topografinya bergelombang atau berbukit ( 20 % )
2. Pembuatan teras individu
Menentukan arah lereng scr keseluruhan/menentukan arah teras yg akan dibuat spy arahnya seragam
Dibuat gambaran teras terlebih dahulu (bentuk teras tapal kuda dan arahnya tegak lurus barisan tanaman ukuran 200 cm X 150 cm
Pencangkulan dr tempat tinggi ke rendah, letak grs kontur sm dng rata2 air
Permukaan teras miring ke dalam ± 5°. Dan tanah diratakan


.
.
PEMBUATAN LUBANG TANAM
Ukuran lubang tergantung pd tekstur tanah. Tanah liat ukuran lbh besar drpd tanah berpasir. Ukuran antara 1 X 1 X 1 m dan 60 X 60 X 60 cm
Pembuatan lubang hrs sdh selesai ± 2 bulan sbl tanam
Pada lahan pasang surut tdk dibuat lubang tanam ttp sebaliknya, tanah tempat tanaman dinaikkan ± 1 X 1 X 1 m spy tdk tergenang apbl air laut pasang
Tanah galian dipisahkan antara top soil dan sub soil, 1 bln sblm penanam tanah dimasukkan lagi spt semula ditambah Rock P 200gr

.
.
PENANAMAN TANAMAN PENUTUP TANAH (dianjurkan LCC)
Tujiuan menekan pertmbh gulma dan memelihara kesuburan tanah, mencegah erosi, menahan evaporasi, menekan perkembangan hama Oryctes rhinoceros
Jenis LCC yg dianjurkan adl Calopogonium caeruleum, C Mucunoides, Psophocarpus palustries, Puereria javanica, Centrocema pubescense, C. plumieri dll
Cara penanaman penutup tanah
a. Dilakukan penyiangan merah pd jalur sheet/gawangan
b. Mengolah tanah pd jalur yg akan ditanaman dng kedalaman ± 20 cm dengan jarak antar jalur 70 cm
c. Pencampuran jenis LCC dilakukan dengan dosis 14 kg biji/Ha (biasanya 3 jenis LCC)
d. Biji dicampur dng RP dengan perbandingan 1 : 1
e. Biji ditanam scr ditugal (utk daerah miring) dng jarak 70 cm, ditanam scr larikan utk daerah rata dng kedalaman ± 3 cm
f. Pemeliharaan meliputi penyiangan 3 X 1 bulan sampai umur 6 bulan
g. Pemupukan satu tahun sekali dng jenis RP(100-200 gr), Urea(20 gr), MOP(6 gr)
.
.
PENANAMAN TANAMAN SELA
Ditanam 3 tahun pertama stl penanaman kelapa
Jenis tanaman sela disesuaikan berdasarkan tingkat umur tanaman
Tanaman sela diharuskan diberi pupuk sesuai kebutuhan masing-masing tnm sela
Penanaman tnm sela di luar radius ± 2 meter dr tnm pokok (diluar piringan pohon)
.
.
Pengadaan / sumber benih
Pemilihan pohon induk
Seleksi blok (B PT)
@ Produktifitas blok 1,7 ton kopra/ha/thn
@ keadaan tanaman hrs homogen
@ Bebas dr serangan hama dan penyakit
@ Penyebaran (dispersi) karakter buah dlm blok terpilih memp koefisien keragaman/CV < 15 %

2. Seleksi pohon induk
@ Mahkota daun berbentuk Sperical/semi sperical
@ Mempunyai 12- 14 tandan/tahun, 7 bh/tandan
@ Tangkai daun lebar, dan pendek
@ Tangkai tandan pendek
@Umur tanaman 20-40 tahun
@ Produksi buah 84 bh/phn/thn selama sekurangnya 4 tahun berturut-turut
@ Batang lurus dan kokoh ,tdk ada bekas serangan hama dan penyakit
.
Persemaian
Waktu pesemaian 10 bulan sebelum penanaman
Macam pesemaian :
Pesemaian tradisional
Pesemaian dengan polibag
Pesemaian dengan bedengan (yg diterangkan)

3. Pesemaian dengan bedengan
@ Syarat tempat pesemaian
@ Pembuatan bedengan
.
3. Pemilihan buah untuk benih
@ Berukuran sedang, dng panjang 22-25 cm dan lebar 17-20 cm
@ Umur sdh cukup (12 -14 bln), warna kulit coklat, bila diguncang koclak
@ Berat benih 1100 gram
@ Kulit mulus licin dan tdk ada bekas serangan H/P
4. Penyimpanan Benih
@ untuk menunggu selesainya MASA DORMANSI
@ Syarat tempat penyimpanan, teduh, sirkulasi udara baik, dan penumpukan kelapa tdk lbh dr 1 meter
.
@ Kebutuhan benih kelapa
1. Daya kecambah 75 %
2. Seleksi kecambah 5 %(95 % siap ke polibag)
3. Bibit siap tanam 90 %
4. Sulaman 10 %
Jml kebutuhan benih = (100/75 X 100/95 X 100/90)X PA + 10 % (100/75 X 100/95 X 100/90) X PA
A = Luas areal yg akan ditanami (Hektar)
P = Populasi tanaman /Hektar
.
@ Pelaksanaan pesemaian
Peletakan benih menggunakan sistem gigi walang , lembaga menghadap ke timur
Sumbu buah membentuk sudut 15 ° thd bidang horizontal
Posisi benih barisan kedua berada diantara dua benih pd barisan 1 dmk seterusnya
Rongga diantara benih diisi tanah spy tdk bergeser
Bidang sayatan bersih dr tanah dan sejajar dng permukaan bedengan
.
.
@ Kebutuhan bedengan
a. Luas bedengan = jml benih/jml benih per m² X 1 m²

b. Jml bedengan = Luas bedengan/ukuran bedengan

@ Perlakuan Benih
Penyayatan benih (streamning)
Perlakuan desinfektan (Pencelupan dlm insektisida dan fungisida)


.
@ seleksi kecambah
Kecambah dipindah apbl tinggi tunas 3-5 cm
Dipindah secara bertahap 2 – 4 minggu sekali
Kecambah terserang H/P, tdk normal, kerdil atau belum keluar tunas stl 3 bulan secepatnya disingkirkan dr pesemaian
Pelaksanaan dihentikan apbl kecambah yg dipindah sdh 80 %
Pemindahan ke pembibitan dilakukan scr berkelompok, kel I (benih yg berkecambah 1-2 minggu stl disemaikan dst ) sampai tercapai 80 % yg tlh berkecambah
.
@ Pemeliharaan pesemaian
Penyiraman dilakukan pagi dan sore dng dosis 6 liter air/m²/hari setara dng 5 mm curah hujan. Pengontrolan pd sayatan sabut
Penyiangan, dilakukan scr manual dilarang menggunakan herbisida. Adanya gulma menimbulkan persaingan cahaya mthr dan kemungkinan menjadi sarang H/P
.
Pembibitan
Cara pembibitan
Pembibitan dengan bedengan
Pembibitan dengan polibag

2. Syarat tempat pembibitan

3. Pembibitan dengan bedengan
Tanah diolah scr intensif ,kedalaman 30-40 cm
Lebar bedengan ± 20 meter dng panjang maks 25 m. tinggi bedengan 25-30 cm. antar bedengan jarak 60-80 cm sbg jalan kontrol
c. Penambahan pupuk kandang (Kalau perlu) dng dosis 15 ton/Ha, bersamaan dng pengolahan tanah
d. Bibit ditanam dng tunas menghadap ke timur , dn letak tunas rata dengan permukaan tanah
e. Jarak tanam tergantung pd umur bibit dipindah ke lapang (jarak dr tunas ke tunas)
----------------------------------------------------------Jarak tanam(? samasisi) Umur bibit siap tanam
-------------------------------------------------------------
60 X 60 X 60 cm 6 bulan
80 X 80 X 80 cm 8 bulan
--------------------------------------------------------------------
Sumber :Ditjenbun, 1986.
.
4. Pembibitan dengan polibag
Keuntungan pembibitan polibag ?
Ukuran polibag adalah 40 X 50 cm
Media tanam adl campuran top soil dan pupuk kandang dng perbandingan 3 : 1
Media dimasukkan ½ bagian , kmd kecambah dimasukkan tepat diterngah polibag, kmd pengisian media dilanjutkan sampai leher tunas dan dipadatkan
5. Pemeliharaan pembibitan
Penyiraman, dosis tergantung pd umur bibit
umur 1-2 bln dosis 1 liter/hari
umur 3-4 bln dosis 2 liter/hari
umur 5 bln dst dosis 3 liter/hari
apbl turun hujan 10 mm/hari dilakukan dng interval 2 hari sekali
b. Penyiangan, dilakukan scr manual
c. Pengendalian Hama dan Pernyakit
dilakukan Pengamatan rutin dan kalau ada serangan diberantas scr manual atau kimiawi
d. Pemupukan
pertama dilakukan pada umur satu bulan stl tanam . Frekuensi dan dosis disesuaikan dng umur bibit

.

A. KRITERIA BIBIT SIAP TANAM
DAUN BIBIT CEPAT MEMBELAH/ MEKAR
SETIAP BULAN KELUAR SATU DAUN
PANGKAL BATANG BESAR, TEGAK DAN TIDAK BERLILIN (KLP HIBRIDA)
PELEPAH DAUN PENDEK , LEBAR, KUAT DAN TUMBUH RAPAT
DAUN LEBAR DAN BERWARNA HIJAU SEGAR
BEBAS DARI SERANGAN HAMA DAN PENYAKIT
UMUR BIBIT TERGANTUNG JENIS ( 6 – 9 bulan ) KELAPA HIBRIDA/GENJAH LBH CEPAT DRPD KELAPA DALAM
.
B. PERSIAPAN PENANAMAN
Penanaman dilakukan awal musim hujan/crh hujan bln sebelumnya mencapai 200 mm
Sebelum ditanam bedeng hrs disiram air,
2 minggu sbl tnm akar yg keluar dr polibag di potong
Penanaman dilakukan pagi hari dan hrs ditanam hari itu juga
Bibit cabutan sebaiknya dibungkus pelepah pisang
Cara membawa bibit sebaiknya dipegang dasar polibag/atau pelepah pisangnya


.
C. CARA PENANAMAN
Lubang tanam yg telah ditimbun tanah dibuka sebesar ukuran bibit yg akan ditanam. Tanah bekas bongkaran diberi Rock Phospat/ TSP sebanyak 300 gram dan diaduk
Sebelun bibit dimasukkan , bag bawah polibag dipotong melingkar dan dibuat irisan vertikal sampai ujung polibag. Polibag ditarik keatas dan letakkan pada ajir lubang tanam
Bibit yg telah masuk ke dalam lubang ditimbun dng tanah, kmd dipadatkan dng ketebalan tanah 3-5 cm diatas sabut bibit kelapa
.
A. PENYULAMAN
Dilakukan apbl ada tanaman yg tdk normal pertumbuhannya
Dilakukan 2-3 bulan setelah penanaman atau tergantung kondisi tanaman
Penanaman dilakukan pd bekas lubang tanam, lubang dibongkar dibersihkan dr sisa tanaman dan dibakar. Prinsip penanaman sama dng penanaman I
Jumlah bibit untuk penjarangan bervariasi. Biasanya dng populasi 143 pohon dibutuhkan 17 pohon untuk sulaman

.
.
JENIS-JENIS GULMA DI PERKEBUNAN KELAPA
Imperata cylindrica, L
Paspalum conjugatum. Bery
Panicum repens
Mekania micrantha
Eupatorium odorata
Melastoma malabathricum
Lantana camara
Cyperus rotundsus L
.
.
PENGENDALIAN SECARA MEKANIS
Clean Wedding ? scr menyeluruh pd areal pertanaman
Selektif Wedding ? circle wedding dan stripe wedding
Circle wedding / pengendalian pada piringan pohon
Stripe Wedding ? pengendalian gulma secara berjalur
c. Utk daerah gawangan cukup di jombret /disisakan 2,5 cm rumputnya utk menahan erosi/ terutama lahan dng kemiringan 30 %
.
.
PENGENDALIAN SECARA BIOLOGIS
(Penggunaan tanaman penutup tanah)

PENGENDALIAN GULMA SECARA KIMIAWI
Keuntungan tenaga kerja dan waktu pengendalian lbh sedikit dibanding dng cara diatas
Merupakan alternatif terakhir, dan hrs menggunakan tenaga terampil
Penggunaan herbisida bisa kontak atau sistemik
Bila perlu menggunakan perekat atau perata semprotan
Interval 1X 3 bulan

.
.
C. PEMUPUKAN
BBRP METODA UTK MENENTUKAN KEBUTUHAN UNSUR HARA BAGI TANAMAN :
Dengan menghitung jml unsur hara yg terangkut tanaman
Analisa tanah
Analisa jaringan/bagian2 tanaman tertentu
Dengan percobaan pemupukan
DI PERKEBUNAN KELAPA PENENTUAN DOSIS PUPUK DIDASARKAN PD ANALISA TANAH DAN ANALISA DAUN
PADA AWAL PERTUMBUHAN DOSIS DITENTUKAN BERDASARKAN ANALIASA TANAH DAN PERCOBAAN PEMUPUKAN
UTK SELANJUTNYA DOSIS DITENTUKAN BERDASARKAN ANALISA DAUN YG TELAH DISESUAIKAN DNG BATAS KRITIS KANDUNGAN UNSUR HARA PD DAUN
Kandungan hara aktual
RUMUS = -------------------------------X Dosis tahun lalu
Batas kritis unsur hara
.
.
CARA PENGAMBILAN CONTOH DAUN
Pengambilan contoh daun didasarkan pd letak kedudukan pelepah daun yg dihitung mulai pd daun yg belum membuka
.
.
Pengambilan pohon contoh dilakukan pd blok yg mempunyai keseragaman dlm tahun tanam, jenis tanaman, jenis tanah.
Luasan blok ± 75 Ha dan diambil contoh pohon sebanyak 28 pohon contoh /0,5 %.
Penentuan dilakukan sistemik random sampling yaitu membagi areal menjadi 4 baris antara utara – selatan.Diantara barisan tersebut sebagai pembatas
Pd barisan I dan 3 penentuan pohon contoh diambil dr arah selatan dengan nomor pohon mulai 4,8,12,16,20,24 dan 28. Sedangkan barisan ke 2 dan 4 diambil dr arah utara dng pohon contoh nomor 4,8,12,16,20, 24, 28
Pohon harus sehat, normal
Waktu pengambilan musim kemarau/2 bulan stl pemupukan pada jam7 -11 siang, apbl turun hujan 20 mm pengambilan ditunda 36 jam

.
.
Daun yg telah didapat dibersihkan, diambil anak daun ditengah, dikanan dan kiri pelepah diambil 3 lembar anak daun
Dr masing2 anak daun diambil lg bagian tengah sepanjang 15 cm dan lidi dibuang
Contoh masing-masing dimasukkan ke dlm kantong plastik dan diberi label :
Nama kebun :
Blok :
Jenis tanaman :
Tahun tanam :
Tanggal pengambilan contoh daun :
Apbl jarak kebun jauh mk sebaiknya daun dikeringkan dahulu selama 20 jam dng temp 80ºC dan dialasi kain kasa
.
.
JENIS PUPUK YANG BIASA DIGUNAKAN
UREA, TSP, MOP/KCL , Kieserite
CARA PEMBERIAN
Pupuk disebar(broadcast) diatas piringan pohon dng radius sesuai dng umur tanaman dan kmd pupuk dicampur dng tanah
Pupuk diberikan melingkari piringan pohon ,dng cara tanah dicoklak sedalam 20 cm kmd pupuk dimasukkan kedalam coklakan lalu ditimbun tanah
WAKTU APLIKASI ADL AWAL MUSIM HUJAN DAN AKHIR MUSIM HUJAN ( 2 x setahun)
KETIADAAN PUPUK ANORGANIK BISA DIGANTIKAN OLEH PUPUK ORGANIK DNG TAKARAN DISESUIKAN KEBUTUHAN HARANYA

.
.
D. SANITASI
Perbaikan saluran drainase/cuci parit/kuras got. Dilakukan awal musim hujan
Sanitasi gawangan
Membakar sisa 2 kayu pada gawangan
Mengumpulkan sampah dan sisa kayu dng tinggi tdk lbh dr 40 cm dng luas tumpukan 1 X 1 meter
Sanitasi pohon
Membebaskan mahkota pohon dr kotoran /tapas dan bahan-bahan kering( daun , manggar dan pelepah)membakar dng hati-hati
Membuang lumut dan picis (sejenis paku2an ) yg menempel pada pohon
.
.
.
.

..
.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar