Jumat, 26 Februari 2010

morfologi tanaman terong



TERONG (Solanum melongenaL.)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Daerah asal: Terung asal srilanka dan india


Klasifikasi ilmiah
Kerajaan : Plantae
Kelas : Magnoliopsida
Upakelas : Asteridae
Ordo : Solanales
Famili : Solanaceae
Genus : Solanum
Spesies : S. melongena



Terong atau terung ialah tumbuhan yang tergolong dalam keluarga Solanaceae dan genus Solanum. Ia merupakan tumbuhan asli India dan Sri Lanka, dan berhubungan erat dengan tomat dan kentang. Buahnya biasa digunakan sebagai sayur untuk masakan. Nama botaninya Solanum melongena.
Terong ialah tumbuhan hijau yang sering ditanam secara tahunan. Tanaman ini tumbuh hingga 40-150 cm (16-57 inci) tingginya. Daunnya besar, dengan lobus yang kasar. Ukurannya 10-20 cm (4-8 inci) panjangnya dan 5-10 cm (2-4 inci) lebarnya. Jenis-jenis setengah liar lebih besar dan tumbuh hingga setinggi 225 cm (7 kaki), dengan daun yang melebihi 30 cm (12 inci) dan 15 cm (6 inci) panjangnya. Batangnya biasanya berduri. Warna bunganya antara putih hingga ungu, dengan mahkota yang memiliki lima lobus. Benang sarinya berwarna kuning. Buah tepung berisi, dengan diameter yang kurang dari 3 cm untuk yang liar, dan lebih besar lagi untuk jenis yang ditanam.
Dari segi botani, buah yang dikelaskan sebagai beri mengandung banyak biji yang kecil dan lembut. Biji itu boleh dimakan tetapi rasanya pahit karena mengandung alkaloid nikotin. Ini tidaklah mengherankan karena terong adalah saudara dekat tembakau.
Daftar isi
Terong ialah tumbuhan pangan yang ditanam untuk buahnya. Ukuran buah terung berbeda-beda antara kecil hingga besar, bergantung kepada budidayanya. Buah tersebut mempunyai berbagai warna, terutama ungu, hijau, dan putih. Terong ialah tumbuhan asli India.[1][2] Terong ditanam di bagian selatan dan timur Asia sejak zaman prasejarah tetapi dikenal di dunia Barat tidak lebih awal dari sekitar tahun 1500. Catatan tertulis yang pertama tentang terong dijumpai dalam Qí mín yào shù, sebuah karya pertanian Tiongkok kuno yang disiapkan pada tahun 544.[3] Banyaknya nama bahasa Arab dan Afrika Utara untuk terong serta kurangnya nama Yunani dan Romawi menunjukkan bahwa pohon ini dibawa masuk ke dunia Barat melewati kawasan Laut Tengah oleh bangsa Arab pada awal Abad Pertengahan. Nama ilmiahnya, Solanum melongena, berasal dari istilah Arab abad ke-16 untuk sejenis pohon terong.
Karena hubungan terong terhadap keluarga Solanaceae, pernah buah terong dianggap beracun. Sedangkan buah terong boleh dimakan tanpa dampak buruk apapun oleh kebanyakan orang, untuk sebagian orang yang lain, memakan buah terong (serupa dengan memakan buah terkait seperti tomat, kentang, dan merica hijau atau lada) bisa berpengaruh pada kesehatan. Sebagian buah terong agak pahit dan mengiritasi garis perut serta mengakibatkan gastritis. Karena itulah, sebagian sumber, khususnya dari kalangan kesehatan alami, mengatakan bahwa terong dan genus terkait dapat mengakibatkan atau memperburuk artritis dengan kentara dan justru itu, harus dijauhi oleh mereka yang peka.
Manfaat terong adalah terong dapat dijadikan sebagai sayuran untuk dikonsumsi oleh manusia.

Gambar bunga terong

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar